"Bu, kenapa dia Kristen?"

Di suatu siang terik di bulan Ramadhan dalam kendaraan cuma berdua; Fattah (7 tahun) puasa tahun ke duanya, tapi pengalaman pertama puasa di tempat kursusnya. 

"Bu, aku tahu temanku Renkin orang Kristen, loh."

"Iya, ibu tahu. Kan ibunya teman ibu mengajar." Kebetulan Fattah juga kenal dengan temanku ini.

"Berarti dia gak puasa dong."

"Iya, gak puasa."

"Aku tahu kan kalau orang Kristen itu gak puasa," kata Fattah bangga karena tahu satu fakta tanpa tanya ke ibu. Kemudian terlihat Fattah berpikir, lalu bertanya lagi:

"Bu, kenapa teman ibu ibunya Renkin Kristen terus Renkin juga Kristen ya?

Alamak, kenapa ya? Apa bahasa yang cocok untuk Fattah bahwa orang-orang sah-sah saja punya agama yang berbeda.

Dengan putus asa aku jawab:

"Soalnya eyangnya juga Kristen."

OMG, jawaban macam apa itu? Padahal banyak juga seorang anak beda agama dengan kakek-neneknya. Dan aku makin merasa bersalah saat Fattah menyimpulkan jawabanku dengan:

" Oh, aku tahu sekarang. Eyang aku Islam kan, bu?"

Fattah belum tau kalau eyangnya mualaf. Maaf ya, nak. Harus ada pelajaran lanjutan nih. :-(




Gambar:
http://bukanhantu.tk/tag/agama-2/

Comments

rha-k said…
Sy jd ingat cerita ayah sy sewaktu sy di PKKT Cilegon. Beliau menceritakan dialog sy dengannya sewaktu sy masih balita.

Sy: "Pa, agama kita apa sih?"

Pa: "ISLAM.."

Sy: "Kenapa kita ISLAM Pa..?"

Pa: "Supaya mudah, nanti kalo sudah sekolah Aka bisa belajar banyak soal ISLAM.."

Walhasil, sy mulai memelihara jenggot dan mencukur kumis sejak dikomentari pak Lilik sewaktu sy rawat inap di RSKS lantaran Thypoid, taon kedua di PKKT Cilegon :)
Moi Kusman said…
Wah, makasih ya komennya. Btw, pak Lilik komen apa? Trus apa kabar dengan jenggot? Masi piara?
herry hasibuan said…
agama yg benar asalnya dari Penciptanya, diberikan kepada manusia sebagai tuntunan hidup sehingga berjalan di dunia di atas jalan yg lurus.. tentunya cuma satu yang benar. Sang Pencipta tidak akan mengizinkan ciptaanNya menyembah kepada selainnya.

agama yang lain adalah ciptaan manusia. hal ini (adanya agama lain) terjadi karena sama halnya seperti perbuatan dosa lain adalah karena godaan syetan, yg memang sudah ingkar dan tujuan hidupnya adalah menjerumuskan manusia. manusia menciptakan macam agama karena banyak kepentingan, kekuasaan, ekonomi, mengada2 dalam hakikat hidup.

agama, hal krusial dalam hidup manusia. manusia yang memulai hidupnya dari seorang anak.

salam kenal.
Moi Kusman said…
Dear bang Herry, terima kasih sudah mampir. Komentar anda mengingatkan saya akan lagu Imagine dari John Lennon.

Popular Posts